Apa, Mengapa, dan Bagaimana Barang dan Jasa Diproduksi

Dalam ilmu ekonomi dan perdagangan, produk termasuk barang dengan kategori yang lebih luas. Arti ekonomi produk pertama kali digunakan oleh ekonom Adam Smith.

Dalam pemasaran, produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar yang bisa memuaskan keinginan atau kebutuhan pelanggan. Dalam ritel, produk ini disebut barang dagangan. Dalam manufaktur, produk dibeli sebagai bahan baku dan dijual sebagai barang jadi. Komoditas biasanya berupa bahan baku seperti logam dan produk pertanian, tetapi komoditas juga bisa termasuk apa yang banyak tersedia di pasar terbuka. Dalam manajemen proyek, produk adalah definisi formal dari proyek yang bisa dilaksanakan yang membentuk atau memberikan kontribusi untuk mearih tujuan proyek. Dalam asuransi, kebijakan asuransi dianggap produk yang ditawarkan untuk dijual oleh perusahaan asuransi dan produk ini disebut dalam kontrak perjanjian.

Klasifikasi Produk

Berdasarkan Sifatnya

Produk dapat diklasifikasikan sebagai berwujud atau tidak berwujud. Sebuah produk yang nyata adalah obyek fisik yang dapat dirasakan dengan sentuhan seperti mobil, rumah, pensil, komputer. Sebuah produk tidak berwujud adalah produk yang hanya dapat dirasakan secara tidak langsung seperti polis asuransi.

Berwujud Data

Produk secara lebih lanjut dapat diklasifikasikan ke dalam Virtual Digital Goods (“VDG”) yang terletak pada OS komputer dan diakses oleh pengguna sebagai jenis file konvensional, seperti file JPG dan MP3, tanpa memerlukan proses aplikasi lebih lanjut atau pekerjaan transformasional oleh programmer , dan dengan demikian penggunaan dapat dikenakan lisensi dan / atau hak transfer digital, dan Real Digital Goods (“RDG”). Open Source Code, GNU Linux, atau bahkan Android, mungkin memanipulasi dan / atau mengkonversi Virtual Digital Goods (“VDG”) ke dalam proses-berorientasi Real Digital Goods (“RDG”), sebagai bagian dari proses aplikasi atau layanan yang terdapat pada ) Digital Assistance (“PDA”) atau perangkat genggam atau sistem operasi komputer.

Kelangkaan Barang

Keadaan timpang yang merupakan masalah tersebut dinamakan kelangkaan (Scarcity). Untuk mengatasi masalah itu diperlukan usaha dari kita bersama dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut di atas salah satunya dengan memproduksi barang dan jasa. Apakah kalian mendapatkan uang saku setiap hari? Pernahkah kamu berpikir kamu akan mencukupi kebutuhanmu sendiri tanpa meminta uang dari orang tua kalian? Kemudian apa yang kamu lakukan apabila kamu harus mencukupi semua kebutuhanmu itu sendiri? Perhatikanlah orang tua dan orang-orang di sekitar rumahmu!

Mereka bekerja untuk menghasilkan uang, mereka berharap dengan uang tersebut kebutuhan mereka akan terpenuhi. Contohnya seseorang menjadi pedagang di pasar dengan menjual berbagai macam barang dan jasa atau seseorang dokter kandungan bekerja di rumah sakit dan membuka praktik di rumah. Dalam upaya mencukupi kebutuhan pada dasarnya manusia harus bekerja dengan menganalisis beberapa pertanyaan-pertanyaan mendasar yang meliputi: Apa yang dapat diproduksi? Bagaimanakah cara memproduksi? Dan kepada siapa saja produksi tersebut akan dijual?

Masalah ekonomi akan timbul apabila kebutuhan manusia tersebut tidak terpenuhi yang diakibatkan tidak ada orang/perusahaan yang memproduksi. Menurut (Paul A. Samuelson) perlu dipertimbangan dalam memproduksi barang, sekaligus sebagai masalah ekonomi yang dikaji oleh ilmu ekonomi yang di antaranya adalah sebagai berikut.

Apa Yang Akan Diproduksi? – What Will Be Produced?

Dalam setiap proses produksi produsen harus menetapkan skala prioritas pemenuhan kebutuhan masyarakat sehingga dalam menentukan barang apa akan diproduksi benarbenar dibutuhkan masyarakat dan dapat laku dipasaran. Penentuan berbagai jenis barang yang akan diproduksi sangat penting. Bila telah diketahui jenis barang yang dibutuhkan, maka perlu diketahui seberapa banyak. Hal ini berhubungan dengan seberapa besar daya serap dan daya beli masyarakat akan kebutuhan barang tersebut. Karena meskipun barang tersebut dibutuhkan dalam jumlah banyak, namun bila daya beli rendah, maka produksi banyak juga akan dan akan merugikan produsen.

Bagaimana Produk dan Jasa Diproduksi? – How that Products and Services are Produced?

Perhatikanlah industri-industri yang terdapat di sekitar tempat tinggalmu! Dapatkah kamu menjelaskan bagaimana cara industri-industri tersebut memproduksi barang? Untuk memproduksi ada beberapa macam cara. Yang paling umum adalah dengan cara tradisional, yaitu bercocok tanam atau beternak (pertanian), kemudian pengolahan (industri manufaktur) atau langsung mengambil dari alam yang telah tersedia, misalnya pertambangan atau hasil hutan. Produsen dituntut melakukan produksi yang efesien misalnya dengan kombinasi penggunaan faktor produksi (input) yang optimal dengan untuk mencapai produk (output) yang maksimal, penerapan teknologi produksi yang terpadu. Contohnya: pertanian dengan cara bioteknologi dan bibit unggul, perikanan dengan pembibitan unggul, serta industri pengolahan menggunakan peralatan canggih. Masalah kombinasi sumberdaya dan teknik yang digunakan merupakan permasalahan yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan ketersediaannya sumber daya dan biaya produksi yang minimum.

Untuk Siapa Barang dan Jasa Itu Diproduksi? – For Whom Do Those Products and Services Produced?

Tidak hanya memproduksi/menumpuk produknya untuk kelangsungan hidup perusahaan, produsen perlu mempertimbangkan kepada siapa produknya akan dipasarkan/dijual. Kita ketahui bersama bahwa dalam kenyataannya tingkat perekonomian masyarakat tidaklah sama. Untuk itu produsen perlu menyesuaikan produksinya yang disesuaikan dengan masing-masing status. Agar individu yang berpenghasilan tinggi tidak seenaknya menguasai hasil produksi, maka produsen harus mendistribusikan produksinya sesuai dengan tingkat kemampuan individu yang dimaksud.

Leave a Reply