Arti Interaksi Sosial dan Sosialisasi

Arti Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah proses di mana orang-orang yang menjalin kontak dan berkomunikasi saling pengaruh mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan. Yang terpenting dalam interaksi sosial adalah pengaruh timbal balik. Agar interaksi sosial dapat berlangsung dengan lancar dibutuhkan dua syarat, yaitu harus ada kontak sosial dan komunikasi.

Kontak sosial terjadi antara manusia dengan manusia. Kontak sosial dapat dilakukan secara face to face atau secara langsung dan dapat dilakukan secara tidak langsung dengan menggunakan media perantara, seperti surat, telepon rumah, handphone, telegram, internet. Untuk terjadinya interaksi social, di samping kontak social, diperlukan juga komunikasi. Manusia mengembangkan komunikasi dalam dua bentuk, yaitu komunikasi non-verbal dan komunikasi verbal.

Komunikasi non-verbal adalah komunikasi dengan menggunakan bahasa-bahasa isyarat, seperti anggukan dan gelengan kepala, kepalan tangan, menangis, tertawa, tersenyum, dan sebagainya. Bahasa-bahasa isyarat tersebut mempunyai makna bersama dan bersifat standar. Sedangkan komunikasi verbal adalah komunikasi melalui kata-kata.

Kata-kata adalah simbol-simbol suara yang mempunyai arti bersama dan bersifat standar. Melalui simbol-simbol suara yang mempunyai arti bersama dan bersifat standar inilah antarmanusia dapat saling memahami. Ketertiban masyarakat tidak lahir dari proses yang bersifat kodrati atau bersifat alamiah, melainkan lahir melalui proses belajar. Proses belajar seperti itu berlangsung secara terus menerus sepanjang hayat dan sepanjang masyarakat itu masih ada. Proses belajar seperti itulah yang dalam sosiologi disebut dengan sosialisasi.

Melalui sosialisasi individu-individu masyarakat belajar mengetahui dan memahami perilaku apaakah yang harus dilakukan dan perilaku apakah yang harus tidak dilakukan dalam masyarakat. Melalui sosialisasi anggota masyarakat akan saling mengetahui peranan masing-masing dalam masayarakt, dan karena itu anggota masayarakat dapat berperilaku sesuai dengan peranan sosial masing-masing itu, tepat sesuai yang diharapkan oleh norma-norma sosial yang ada.

Arti Sosialisasi

Sosialisasi adalah suatu proses belajar yang seseorang menghayati (internalisasi) norma-norma sosial di mana ia hidup sehingga menjadi individu yang baik. Proses sosialisasi mempunyai peran yang sangat penting bagi keberlangsungan keadaan tertib masyarakat. Hanya melalui sosialisasi itu norma-norma sosial dapat diwariskan dari generasi ke genarasi. Bagi individu, sosialisasi juga mempunyai peran yang cukup penting. Melalui sosialisasi individu sebagai anggota masyarakat dapat hidup normal dalam masyarakat.

Keluarga merupakan lembaga yang pertama dan sangat penting yang menjalankan sosialisasi terhadap individu manusia. Lembaga lain yang juga menjalankan sosialisasi adalah sekolah dan kelompok bermain, dan masih banyak lembaga lainnya. Kepribadian seseorang terbentuk melalui sebuah proses yang panjang.

Paling tidak ada 4 faktor yang membentuk kepribadian seseorang, yaitu pembawaan, lingkungan fisik, kelompok dan kebudayaan Secara umum bentuk interaksi sosial dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bentuk interaksi sosial yang menghasilkan kerjasama, dan bentuk interaksi sosial yang menghasilkan perpecahan.

Diskusi

Kita sering melihat di masyarakat sering terjadi konflik. Misal konflik antar pendukung calon bupati, calon gubernur, atau bahkan calon kepala desa. Di samping itu kita juga sering melihat adanya konflik antar kelompok masyarakat, bahkan konflik antar kampung yang berdekatan. Mengapa di masyarakat sering terjadi konflik. Siapa yang salah dalam hal ini? Bagaimana penyelesaian masalah yang terbaik menurut pendapatmu. Apakah semua konflik harus diselesaikan dengan cara kekerasan? Bagaimana pendapatmu?

Leave a Reply